Halaman

Sabtu, 18 Juli 2009

The Sixth Sense


Indra ke enam?


Kita mempunyai panca indra : Indra penglihatan, Indra pendengaran, Indra peraba, Indra Penciuman dan Indra perasa.


Bayangkan kita berada di kebun bunga yang Indah pada hari yang cerah, mentari bersinar pula. Lihat, sentuh, cium udara sekitar, rasakan dan dengar semua yang ada disekeliling kita. Banyak yang dapat kita ambil dari sekeliling dengan kelima indra kita. Sekarang lakukan konsentrasi dengan menutup indra pendengaran, indra peraba, indra pencium dan indra perasa. Dengan hanya penglihatan dan semua focuskan kepada apa yang kita lihat, dan kita akan lebih banyak yang kita dapatkan. Kita akan lihat warna warni bunga, bagaimana efek dari sinar matahari dapat kita lihat detil dari bunga seperti halnya apabila kita berkonsentrasi terhadap visi kita.


Sekarang tutup indra penglihatan, buka indra pendengaran. Kita akan mendengar burung berterbangan diatas sana, suara lebah brseliweran. Tutup indra pendengaran dan buka indra penciuman. Dan tiba tiba terasa udara yang kita hirup berbeda yang tidak kita pernah bayangkan. Buka indra peraba dan kita akan merasakan sengatan matahari dikulit kita. Apabila kita fokus kepada indra perasa, terasa kita merasakan rasa bunga dimulut kita. Satu dari indra kita akan meningkat apabila kita focus pada indra peraba tersebut yang akan membawa kita kepada indra ke enam. Bukan, bukan seperti indra ke enam yang dimiliki oleh paranormal. Hari ini kita akan membicarakan indra ke enam yang kita punya, dan itu aadalah persepsi kita.


Pengalaman yang kita alami dalam kehidupan terbentuk karena persepsi kita. Seperti apabila kita ada di kebun bunga tadi, apabila kita tidak focus pada salah satu indra kita maka kita tidak akan mengalami pengalaman yang berbeda. Apabila kita tidak fokus pada persepsi kita tentang sesuatu hal kita akan kehilangan kesempatan dalam hidup kita. Bagian dari ketertarikan adalah persepsi dan persepsi itulah indra ke enam kita yang akan mendominasi kelima indra dan akan menentukan apa yang akan kita alami.


Ketika kita focus kepada problem yang kita hadapi apa yang kita dengar, apa yang kita lihat, apa yang kita rasa, apa yang kita taste dan apa yang kita cium adalah tidak bisa terimanya dengan keadaan tersebut. Kita tidak bisa menggunakan kelima indra kita untuk melihat peluang. Apabila kita mengembangkan indra ke enam untuk lebih focus kepada kemungkinan maka semua indra kita akan akan mencari kemungkinan tersebut. Semua dengan tiba tiba akan merubah hidup kita. Indra keenam akan memutuskan apa yang harus kita focuskan kepada persepsi yang mungkin didunia ini.


Manusia telah lebih maju dengan melihat apa yang orang lain tidak lihat dimana orang tersebut telah mengembangkan indra ke enamnya. Thomas Alfa Edison dapat melihat sinar lampu listrik, The wright bersaudara dapat melihat pesawat terbang. Kita tidak perlu merubah dunia, tapi kita dapat merubah hidup kita. Buka dan lihat sinar terang di kehidupan kita dan temukan bahwa hidup kita dapat lepas landas dan melayang di angkasa. Jangan lihat disana, lihat dengan jelas di indra ke enam kita dan buktikan bahwa hidup kita dapat kita buat seperti apa yang kita mau.


Kini saya dapat mengerti kenapa apabila kita melakukan suatu kegagalan, orang selalu memperlakukan kegagalan tersebut menjadi opportunities. Artinya kembangkanlah Indra keenam kita untuk merubah hidup, You will make it happens.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar